Pesanku untuk kamu yang kupanggil siswa, teman, sahabat, bahkan adik
Di suatu waktu kamu pernah merasa sedih dan kecewa
Tidak apa – apa!
Sangat manusiawi!
Bahkan terucap,”aku tidak akan bermimpi lagi!”
Seraya berkata….
Saat asupan semangat orang terdekat menghampirimu
Saat itu, gelora itu kembali muncul
Seraya berkata ….
Hingga pada satu titik, ketika usaha sudah dilakukan timbul riak – riak kecil yang menjadi tantangan
Saat itu,
Pikiranmu menjadi kalut tak ubahnya benang kusut
Bahkan beban itu lebih berat dari sebelum kamu berencana memulainya
Seraya berkata ….
Benar….
Di satu titik, ada saatnya usaha berbanding terbalik dengan hasil
Tidak salah!
Tidak semua usaha mendapatkan hasil seperti yang direncanakan
Ini soal waktu….
Hai anak muda!
ketahuilah, tidak ada usaha yang sia – sia!
Perihal waktu, kita bukan yang punya semesta yang dapat mengatur segalanya
Kita! Saya dan kamu sama!
Kita ditakdirkan sebagai pejuang!
Pejuang yang memperjuangkan keyakinan dan mencoba melakukannya dengan tulus ikhlas
Percayalah! Mentalmu akan teruji! Tangguh dan berdiri kokoh!
Masih belum percaya?
Pandanglah cermin!
Siapa yang kamu lihat? Bukankah dirimu?
Ya, kamu dan mimpi itu menyatu!
Jadi, tersenyum dan berusahalah!
Abaikan yang menghalangimu!
Taklukkan dan tunjukkan!
Di suatu waktu kamu pernah merasa sedih dan kecewa
Tidak apa – apa!
Sangat manusiawi!
Bahkan terucap,”aku tidak akan bermimpi lagi!”
Seraya berkata….
“Mimpiku terlalu tinggi!”Kemudian…
“Aku tidak sangggup!”
“Aku tidak mampu!”
“Cukup!"
“Kusudahi sampai di sini!”
Saat asupan semangat orang terdekat menghampirimu
Saat itu, gelora itu kembali muncul
Seraya berkata ….
“Kenapa harus kusudahi sebelum dimulai?”
“Kenapa harus diakhiri sebelum tahu jawabannya?”
“Bukankah lebih baik begini?”
“Aku harus berjuang!”Tidak salah! Geloramu muncul menggebu – gebu
“Aku harus tunjukkan usahaku!”
“Aku harus lakukan yang terbaik semampuku!”
“Aku akan berhasil menaklukkannya!”
Hingga pada satu titik, ketika usaha sudah dilakukan timbul riak – riak kecil yang menjadi tantangan
Saat itu,
Pikiranmu menjadi kalut tak ubahnya benang kusut
Bahkan beban itu lebih berat dari sebelum kamu berencana memulainya
Seraya berkata ….
“Langkah kakiku goyah!”Ingin rasanya teriak!
“Di belakangku, orang tertawa terbahak – bahak!”
“Cercaan, hinaan, cemoohan lebih sering kudengar!”
“Tidak dapat apa – apa!”Kembali semangat melunglaikan usahamu
“Apa gunanya semua ini?”
“Apa hasilnya?”
“Percuma saja! Sia – sia!”
Benar….
Di satu titik, ada saatnya usaha berbanding terbalik dengan hasil
Tidak salah!
Tidak semua usaha mendapatkan hasil seperti yang direncanakan
Ini soal waktu….
Hai anak muda!
ketahuilah, tidak ada usaha yang sia – sia!
Perihal waktu, kita bukan yang punya semesta yang dapat mengatur segalanya
Kita! Saya dan kamu sama!
Kita ditakdirkan sebagai pejuang!
Pejuang yang memperjuangkan keyakinan dan mencoba melakukannya dengan tulus ikhlas
Percayalah! Mentalmu akan teruji! Tangguh dan berdiri kokoh!
Masih belum percaya?
Pandanglah cermin!
Siapa yang kamu lihat? Bukankah dirimu?
Ya, kamu dan mimpi itu menyatu!
Jadi, tersenyum dan berusahalah!
Abaikan yang menghalangimu!
Taklukkan dan tunjukkan!
“Saya bisa dan yakin bisa!”
“Sekalipun gagal, saya tidak lantas terlalu lama jatuh!”
“Saya akan bangkit dan berusaha lagi!"
Komentar
Posting Komentar