Kalau ditanya alasan, sederhana sih……….
Saya suka ngebahas hubungan karena unik.
Kenapa hubungan unik?
Usia hubungan dapat sama. Ya iya lah, hampir setiap hari ada pasangan yang menjadikan suatu tanggal sebagai hari munculnya hubungan mereka. Pasti ada yang sama. Sekarang pertanyaannya, apakah cara setiap pasangan menjalankan dan menjaga hubungan juga sama? Tidak. Setiap pasangan memiliki cara tersendiri untuk menjaga hubungan dengan pasangannya. Berbeda – beda.
Setiap pasangan memiliki trik tersendiri untuk mempertahankan hubungan mereka
Ketika kalian (pasangan muda) bertanya kepada pasangan yang usia hubungannya lebih tua, kiat atau cara mempertahankan hubungan supaya awet dan langgeng. Kenali pasangan kita lebih mendalam. Itu bukan kiat! Nasihat yang lebih mendetail?
Hai, pasangan muda. Itu nasihat yang paling dasar dalam menjalin suatu hubungan. PONDASI suatu hubungan. Ibarat kita membangun rumah atau bangunan, kita perlu memasang pondasi atau dasar yang kokoh. Nah, jika kita ingin membangun hubungan yang berlangsung lama, awet, langgeng, dan kata lainnya. Ingat kembali pesan pasangan yang usia hubungannya lebih “matang” dari hubungan kita. PASANGAN DAN KENALI PASANGAN KITA. Pasangan? Ya, otomatis kita memerlukan pasangan ketika menjalin suatu hubungan (*anak kecil juga tahu ini, hehe… ^^) Setelah kita memiliki pasangan terus apa? Setelah ada pasangan apakah terjalin hubungan? Bisa dikatakan iya. Jika dikaitkan dengan perasaan, “Dua orang yang memiliki perasaan suka dan mengikatnya pada suatu komitmen, maka mereka dapat dikatakan memilki HUBUNGAN”.
Apakah selesai bila ada komitmen di antara pasangan itu?
Jawabannya Tidak!
Jika komitmen hanya sebatas perkataan, maka dapat ingkar!
Karakter atau pribadi pasanganlah yang menjadi tolak ukur bertahan atau tidaknya suatu hubungan. Terus ada yang bertanya kenapa karakter? Bukankah hubungan itu tentang penyatuan dua karakter yang berbeda dan menjadikannya satu, sehingga hubungan menjadi bewarna AKA tidak monoton. Kalau karakternya sama, lebih cepat bosan! Benar! Tidak semua pernyataan itu SALAH!Sebelum menjalani hubungan dan berkomitmen, pasti ada tahap penjajakan atau pengenalan pribadi masing – masing pasangan. Otomatis kita memilih karakter yang PAS dan KLIK di hati kita. Nah, setelah kita berkomitmen, kita melihat apakah karakter itu hanya PENCITRAAN atau memang karakter “pasangan”kita. Lebih baik kita salah ketika penjajakan, dibandingkan salah ketika sudah berkomitmen! Jika tujuan dari hubungan hanya sebatas status, maka pengenalan tidak begitu PENTING. hanya saja, bukankah TUJUAN AKHIR dari hubungan tentang KEBAHAGIAAN dan KEHARMONISAN yang KEKAL dan ABADI?
Hubungan menjadi unik karena adanya: karakter pasangan, cara menjalani komitmen, dan kiat kita menjalaninya! Selamat mencoba berkomitmen. Sebelumnya, Kenali pasangan Anda! Hingga tujuan akhir mencapai jalan KEBAHAGIAAN yang terbuka lebar dan hubungan Anda akan bertahan lama.
Komentar
Posting Komentar